SOSIALISASI PUPUK BERSAMA WARGA KEMUNINGAN

Pembuatan pupuk lanjutan dilaksanakan setelah sosialisasi pembuatan pupuk organik pada tanggal 23 Juli 2018. Pembuatan pupuk organik (bokasi) dilakukan di rumah bapak Nurul selaku ketua kelompok tani (gapoktan) yang di lakukan pada sore hari bersama warga dan anggota PBL. Pada pembuatan pupuk lanjutan tersebut menggunakan bahan – bahan yang tersedia di lingkungan warga, antara lain kotora ternak, serbuk gergaji dan EM4.

Pengolahan pupuk organik yang dilaksanakan di rumah warga menggunakan cara yang sederhana yang memungkinkan untuk dipahami warga. Pada saat pengolahan warga setempat juga menanyakan manfaat dan cara pengolahan serta alternatif apabila bahan – bahan komposisi yang ada tidak tersedia. Bu Vergi selaku ketua PBL yang menghadiri pembuatan pupuk lanjutan tersebut juga menjelaskan bahwa bahan – bahan yang dbutuhkan tidak harus lengkap sesuai aturan komposisi, melainkan bisa dengan beberapa bahan saja yang tersedia. Namun, akan lebih baik hasilnya apabila komposisi tersebut dapat dilengkapi.

Pembuatan pupuk organik lanjutan tersebut diharapkan dapat menyadarkan masyarakat Desa Kemuningan agar dapat memanfaatkan limbah kotoran ternak untuk dijadikan pupuk organik sebagai alternatif pengganti pupuk kimia. Pupuk organik tersebut juga diharapkan lebih mudah dijangkau masyarakat dari segi harga dibanding pupuk kimia karena bahan – bahannya mudah didapat di lingkungan masyarakat. Apabila petani menggunakan pupuk organik juga dapat menekan biaya operasional pemeliharaan sawah.

 

Related posts

Leave a Comment